Selasa, 15 Februari 2011

idealisme mimpi

ku yakin, setiap manusia pasti punya mimpi....hingga mimpi itu berubah jadi harapan, dan itu semua yang membuat manusia mampu bertahan dalam kondisi apapun...
namun....mungkinkah mimpi itu ada batasannya, hingga kita harus tau diri jika bermimpi....dan aku, termasuk orang yang brani bermimpi apapun, karna mimpi bagiku adalah harapan, nothing is immposible bagiku...aku slalu yakin, jika Tuhan tak pernah tidur memperhatikan kita, sgala bentuk usaha kita...pasti diberi 'penghargaan' oleh_Nya....dan ku percaya "tak ada yang bisa merubah keadaan suatu kaum, melainkakan kaum itu sendiri..". Dan semua keyakinanku itu, yang hampir membuatku menjadi seorang yang sangat idealis.....ya....segala aspek dalam khidupanku, tlah aku mimpikan seideal mungkin...tapi itu sebelum tragedi staun yang lalu itu terjadi....

 smuanya tlah membelokan haluanku, yang kini harus kembali berpikir jika bermimpi...pantaskah aku untuk sebuah mimipi itu....awalnya, aku masih yakin, tak ada yang tak mungkin untuk Tuhan lakukan jika Dia tlah berkehendak, namun...aku pun tersadar....jika aku tak ingin terlalu terluka jika mimpiku tak bisa terwujud, ku tak boleh bermimpi terlalu jauh...karna semuanya hanya kan jadi utopia bagiku...

dan kini, ku terbentur keadaan, pantaskah sosok itu aku mimpikan...diasaat hadir sosok lain yang jauh dari idealisme mimpiku yang ternyata mampu membuatku tersenyum....
Yaa Rabb...kini ku hanya bisa yakin, kalo tulang rusuk itu takan mungkin tertukar apalagi nyasar..."^^

Sabtu, 12 Februari 2011

mencintai dalam diam

Bismillah...

Kawan..
Jika kamu belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam... Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya... Dengan begitu kau telah memuliakan dia, karena kamu tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang dan tak mau merusak kesucian serta penjagaan hatinya...

Dengan diammu…
Itu dapat memuliakan kesucian diri dan hatimu juga... Menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu

Dengan diammu….
Itu dapat menunjukkan bukti kesetiaanmu padanya. .. Karena mungkin saja orang yang kau cintai adalah juga orang yang telah Allah SWT pilihkan untukmu ...
 
Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah ra dan Ali ra..? Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan... Tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah dalam sebuah pernikahan....

Kawan…..
Dalam diammu tersimpan sebuah kekuatan... Kekuatan sebuah harapan... Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi kenyataan… Hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata dan bukan angan semata... Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya???

Kawan…
Jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata…. Biarkan ia tetap dalam diam... Jika dia memang bukan milikmu, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang lebih tepat untuk mengarungi hidup bersama... Biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri biarkan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hati...

Karena yakinlah… Allah akan memberikan ganti yang lebih baik lagi atau mewujudkan mimpimu di kemudian hari... Bersabarlah dalam diammu… Karena tulang rusuk takkan tertukar apalagi nyasar…


♥ Salam ♥ ^.^

dikutip dari catatan seorang sahabat,,,

Rabu, 09 Februari 2011

new life

hhhmmm....gara gara lupa password blog yang dulu,,jadi weh kudu bikin blog baru, tapi ta apalah...new blog...new life "^^