hhhhh,,,entah harus aku mulai dari mana, setiap kali mengingat semuanya...ku hanya bisa menarik nafas panjang dan berujar dalam hati...
"semua akan indah pada waktunya nuii..."
yaa,,,itulah satu satunya cara terampuh yang kumiliki untuk membuat diriku tenang dalam menghadapi segala yang terjadi dalam hidup ini...***berat amat ya bahasanya... ;)
mungkin, kesalahan awal yang kulakukan adalah befikiran kalo dengan membuka lembaran baru dengan sesuatu yang baru akan membuatku bisa lebih baik,,,TANPA terpikir kalo sesuatu yang baru itu berarti MASALAH baru juga,,,
semuanya berawal ketika aku ingin mengganti nama akun fb ku, dan ternyata tidak bisa,,,dan ada sepenggal kisah disana yang ingin aku tinggalkan,,,
maka kemudian kuputuskan untuk membuat akun baru,
"ingin membuka lembaran baru.." pikirku saat itu...
dan orang2 yang menjadi teman di fb baruku pun hanya orang2 yang benar2 aku kenal...***cuma menuh menuhin frenlist kan berteman sama orang2 yg gazebo mh,,hueheu,,, ;)
ditengah ku memilih dan memilah nama nama dan wajah2 di profil picture yang sudah familiar untukku...ada satu nama yang membuatku tertegun dan berpikir,
"add jangan ya orang ini?? "
beberapa saat otakku mencoba mengingat, flasback ke masa beberapa waktu lalu,,,apakah aku mengenalnya atau tidak, hingga ingatanku sampai pada orang satu waktu disaat aku pernah chating dengannya, dengan alasan tu orang lumayan nyaman diajak ngomong...maka kuputuskan untuk mengklik tombol ADD di profil fb atas nama *****************************...(sensor ya.. :D)
dan tak perlu menunggu lama, kau pun menerima permintaan pertemanan ku,,,dan dari situ semuanya berawal.
dari mulai komen2an stat di fb, chating...sampai kemudian saling tukar no handphone, meski saat itu kamu harus menunggu beberapa hari untuk mendapatkan no handphon ku...:D (sebagai cewe kan kudu rada tahan harga... ;))
singkat cerita, aku dan kamu mulai mengenal lebih dekat kehidupan masing masing,,,meski waktu itu, kamu yang suka lebih banyak bercerita tentang dirimu, kehidupanmu, kekurangan dan kelebihanmu,,,,sampai keluargamu,,,dan semuanya membuatku perlahan lahan ingin mengenalmu lebih jauh, dan meski TANPA sebuah komitmen, kita putuskan untuk menjalani semuanya,,ya,,,mencoba untuk menyamakan tujuan hidup...dan ini juga adalah satu langkah aneh yang kulakukan, karna semuanya terjadi SEBELUM aku bertatap muka denganmu, melihatmu secara nyata,,,tapi kemudian kupikir,
"tak apalah, toh ini hanya baru proses,,,belum benar2 menjalin sebuah komitmen.."
sedikit demi sedikit, dari ceritamu kumulai mengetahui siapa dirimu, teman temanmu, keluargamu,,,yah, cerita tentang keluargamu yang sangat membuatku bertekad untuk bisa lebih memberikan perhatian yang lebih untukmu, karna ada satu kesamaan yang aku dan kamu miliki mengenai cerita dari sebuah kata "KELUARGA"
aku tau, dari sekian banyak ceritamu,,,kamu bukan seorang yang aku mimpikan, bahkan bertolakbelakang dengan sosok orang yang aku inginkan menemani sisa hidupku. Tapi hati kecilku mengatakan lain, kupikir...
"biarlah, setiap orang itu punya kelebihan dan kekurangan masing masing...dan kebahagiaan itu tak hanya hadir dari orang yang baik dan yang mapan aja, asal kita mau berusaha...Tuhan pasti memberikan jalan"
dan disaat aku berusaha untuk lebih mengenalmu, tanpa sengaja kutemukan sebuah link d prifil fb kamu yang membuatku berpikir, mungkin dari sini aku bisa lebih tau siapa kamu...dan ternyata dugaanku benar, ketika aku klik...beberapa detik kemudian kumelihat sebuah blog dengan banyak cerita d layar laptop ku, ku baca satu persatu postingan yang termuat didalamnya, hingga setelahnya,,ku terhenyak, nafasku terasa sesak, seakan tak percaya dengan apa yang telah aku baca...seperti itukah masa lalumu??hhhhhhh,,,,,,:|
memang dari sebagian cerita d blog itu, ada beberapa yg tak menjelaskan siapa orang yg dimaksud...tapi aku juga tak terlalu bodoh untuk menerka siapa yang dimaksud....ku hanya bisa terdiam, tak ada kata yang mampu aku ucapkan..bahkan tak ada satu kalimatpun yang bisa aku lontarkan untukmu mengenai hal ini...namun dalam hati ku hanya bisa berujar..
"Tuhan, yang seperti inikah yang ternyata Kau pilihkan untukku?? tak cukup baikkah aku untuk bisa mendapatkan yang lebih baik darinya??"
tapi aku tak mau melihat satu hal hanya dari satu sisi saja, kumulai memepertimbangkan...mungkin kamu jauh dari sosok harapanku....tapi ternyata kamu yang mampu membuatku tersenyum dan mampu melupakan semua yang ingin aku lupakan...dan satu hal yang aku sadari bahwa aku pun tak terlahir dari keluarga yang ideal seperti orang lain,
"aku dan kamu sama sama punya masa lalu yang tak ingin semua orang tau, mungkin itu alasan yang cukup adil bagiku untuk menerima kehadiranmu, dan juga sebaliknya..."
pikiran itulah yang kemudian menuntunku untuk memutuskan terus melanjutkan apa yang aku jalani denganmu...dan saat itu, tak pernah aku mencoba menanyakan semua hal itu padamu, ku beranggapan...biarlah, semuanya ingin aku dengar darimu tanpa aku yang memintanya...
Hari berganti hari, ku menjalani semuanya....tak luput juga pertengakaran terjadi disitu, hingga di suatu saat...aku merasakan yang lain, kamu mulai bersikap lain...mungkin merasa jenuh denganku, atau karna aku yang tak pernah punya banyak waktu untukmu,,,atau juga mungkin karna setiap rencana kita unutk bertemu tak pernah tersampaikan, selalu saja ada hal yang menghalangi....semuanya terasa menjauh, sampai pada saat ku mengetahui kalo kamu telah menjalin hubungan dengan seseorang yang laiin,,,
sekali lagi, aku merasa terhempas ke satu tempat yang paling dasar, disaat aku tengah berusaha menerima sebuah kenyataan tentangmu, disitu pun aku dipaksa menerima kenyataan lain,,,bahwa kamu tlah berpaling....
tak kupungkiri, aku terluka...tapi aku tak mau berlarut dalam kesedihan, mungkin aku memang tak cukup baik unutkmu , pikirku...akan ada jalan lain yang lebih baik jika memang kamu unutkku.
kujalani lagi hari hariku, tapi kini tanpamu,,,,hingga suatu waktu, kutemukan kamu lagi dalam keadaan yg lain,,,tanpa seseorang lagi disampingmu...entah karena apa kamu begitu cepat mengakhiri hubunganmu dengannya, dan aku pun tak ingin tau itu...
aaahhh,,,ternyata waktu tak cukup menghilangkan segala rasa yang kumiliki untukmu...masih utuh...
hanya dengan sebuah penyesalan dan kata maaf darimu, telah mampu membuatku untuk memberikan kesempatan lagi untukmu...
untuk kali ini, kuberusaha unutk lebih memahamimu...lebih sabar menghadapimu..karna jujur, aku tak ingin kejadian yang dulu terjadi lagi....
tapi tak pernah aku mengerti,mengapa Tuhan belum juga mengizinkan kita untuk bertemu...bahkan sampai saat ini...namun aku tak mau mempermasalhkan itu, karna seperti yang pernah kamu ucapkan...
"mungkin raga kita belum pernah bertemu, tapi hati kita...sudah lebih dekat dari itu..."
***lebe siihhh,,,tapi bodohnya, aku yakin saja...hohohoooo... :D
ku tak lagi mempermasalhkan wanita2 yang berlalu lalang d kehidupanmu...berusaha menutup mata dan telinga agar bisa lebih mempercayaimu, bahkan mungkin tak kubiarkan orang lain mengenalku karna aku tak mau mereka merecoki dengan apa yang kita jalani, tak pernah kutunjukan siapa diriku di depan teman temanmu dan orang orang yang pernah ada d hidupmu...tapi biarlah, karna kupikir...yang menjalani itu aku dan kamu..bukan orang lain.
hari demi hari ku selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu , semangat untukmu, berusaha mengarahkanmu menjadi sosok yag lebih baik tanpa harus merubahmu menjadi seperti yang kuinginkan dan terus berusaha meyakinkanmu kalo kamu bisa sukses...membuktikan pada semua orang kalo kamu mampu mandiri...aku ingin hadirku membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik..
mungkin tak ada yang bisa aku berikan untukmu, hanya semangat dan harapan untuk tetap melangkah menuju cita2mu...dan doa yang senantiasa terucap dari mulutku untukmu,,,ya...aku ingin kita memulainya bersama dan menjalaninya bersama , dan aku ingin menjadi orang yang berdiri dibalik kesuksesan dan keberhasilanmu...meski ternyata Tuhan belum juga mengizinkan kita untuk menjalaninya dengan benar benar nyata,,,ya..kehidupan nyata dimana aku dan kamu bisa saling menatap dan berbagi segala hal yang terjadi...menjadi tumpuan saat kau goyah, dan benar benar melihat senyum di wajahmu saat kau senang...bukan hanya sekedar emote emote yang ku lihat d layar monitor laptop ku...
tapi kemudian...badai itu kembali datang, dan dia ternyata lebih keras dari sebelumnya....
ada sosok lain hadir di hidupmu, sosok yang kemudian memaksaku bertanya padamu..
"ada hubungan apa antara kamu dengannya??"
dan saat itu kau meyakinkan aku, kalo dia hanyalah teman..tak lebih...ingin ku percaya padamu sepenuhnya
aku tau, mungkin ini salahmu juga...terlalu mudah berpaling pada sesuatu yang baru...yang membuat dia ingin memberi pelajaran untukmu, agar kamu bisa lebih SETIA...
***setidaknya itu yang kudengar darinya...meski sebenarnya ternyata kenyataannya dia juga menyayangimu,dan dari awal sudha kulihat itu. kalo dia tak merasa dibohongi olehmu...unutk apa dia melakukan semua itu...
entah apa maksudnya terus menerus meyakinkan aku untuk meninggalkanmu dan memintaku unutk memberi 'pelajaran' untukmu...tapi aku menolak, karna aku lebih tau kamu...lebih tau apa yang harus aku lakukan padamu untuk merubah sifat 'buruk'mu itu
dan kamu terus berusaha meyakinkanku, kalo dia bukan siapa2 unutkmu, dan aku pun percaya...berusaha percaya, meski sebenarnya tanpa kamu ketahui....dia mengatakan semua yang bertolakbelakang dengan yang kamu katakan...entah siapa yang harus aku percaya...
meski aku tak pernah setuju dengan maksudnya memberikan pelajaran untukmu, tapi kehadirannya benar2 membuatku risih...hingga kuputuskan untuk membiarkanmu memilih...ya..memilih antara aku dan dia... :|
dan seperti dugaanku, kamu lebih memilihnya...
"ini soal hati.." ucapmu saat itu,
ternyata kesabaran dan ketulusan serta apa yang aku lakukan untukmu tak mampu mengisi kekosongan hatimu, tak mampu menahanmu untuk tetap disampingku...dan ternyata kita tak pernah bisa benar benar nyata...
untuk kesekian kalinya, ku kembali terhempas...ketika kepercayaan itu berusaha kubangun dengan kokoh..dengan sekejap kau merunuthkannya lagi...ya..lagi..karna ini bukan yang pertama kali kamu melakukannya...
dan setelah itu, dia pun selalu berusaha meyakinkanku kalo ini hanya sandiwara...yang dia lakukan padamu hanya sebatas sandiwara ucapnya,
beberapa hari kemudia, memang ku mendengar darinya, kalo dia juga telah meninggalkanmu...tapi kulihat ada penyesalan dalam kata kata yang dia ucapkan untukku saat mengatakan kalo dia telah memenuhi semua ucapannya padaku untuk meninggalkanmu, meski saat itu sebenarnya aku sudah tak peduli dengan semua ucapan yang dia anggap janji untukku...tapi kemudian...ku sarankan dia untuk memperbaiki semuanya...
"minta maaflah, ku yakin dia mengerti..." tulisku dalam sebuah pesan singkat saat kusadari dia menyesal meninggalkanmu...ku ingin belajar ikhlas melepasmu...membiarkanmu dengan pilihanmu yang mungkin jauh lebih baik dariku...
dan tanpa aku duga...ternyata pesan makian yg kuterima dari balasan pesan singkatku untuknya...
hhhhhh.....kesabaranku di uji lagi...mungkin dia belum tau arti dari kata MUNAFIK yg dia ucapkan unutkku itu apa...ku abaikan saja semua ucapannya, dan lebih memilih untuk DIAM...
tapi kemudian, kumendengar dari seorang temanku...kalo dia mengatakan di salah satu dinding fb temanmu bahwa aku selalu saja memojokannya...hhhhh...apa lagi ini...
disini kesabaranku mulai terkikis...karna ini dilakukannya di depan publik, dimana banyak orang yang bisa melihatnya...tapi aku tak mau ribut, kucoba menanyakan maksudnya baik2....dan ternyata..dia tak mampu di ajak bicara baik2...malah lebih mempermalukan aku di depan sahabat sahabatmu, tak cukupkah diamku membuat dia bisa menghargaiku yang justru sebenarnya telah dia khianati??? dan kamu, tak ada yang mampu kamu lakukan untuk menyelesaikan hal ini...dan itu menambah kekecewaanku padamu....
dan akhirnya kudiamkan saja...terserah, mau apa lagi yang dia lakukan,,,aku tak mau ambil pusing...hanya saja, rasanya ternyata ini lebih sakit dari saat dimana kamu memilih untuk meninggalkanku ...benar apa yang orang bilang..
"jika laki laki menyakiti perempuan, itu hal biasa....tapi jika perempuan menyakiti perempuan lagi...itu keterlaluan, bukankah seharusnya mreka bisa saling merasakan??"
dikhianati olah dua orang dalam waktu yang bersamaan, membuatku hanya bisa terdiam...merasa begitu bodohnya aku yang mudah percaya pada orang lain...
tapi biarlah...aku sudah lelah...tak ingin lagi berurusan denganmu ataupun dengannya...mungkin aku tlah mampu meaafkanmu dan juga dia, tapi sulit untukku membangun kepercayaan lagi untukmu...
dan kini...hhhhhhhh......kucoba ikhlaskan semuanya, semua yang tlah terjadi kemaren dan hari hari sebelumnya kuanggap pelajaran berharga untukku..terimakasih, telah memberikan banyak warna dalam hidupku, meski itu hanya beberapa saat...dan ku minta maaf jika dalam waktu yang tak lama itu ternyata aku takk mampu memberikan yang terbaik untukmu... :)